Another Templates

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 04 Maret 2011

KISAH TIGA BERSAUDARA

(Diterjemahkan dari buku The Tales of Beedle the Bard karya J.K. Rowling)
simbol-relik-maut
Dahulu kala hidup tiga orang bersaudara, mereka melanglang buana, melewati tempat-tempat sepi dan termaram. Sampai suatu hari tibalah ketiga bersaudara ditepi sebuah sungai yang lebar dan dalam, sehingga terlalu berbahaya untuk dilewati dengan berjalan kaki ataupun terlalu lebar diseberangi dengan berenang. Meskipun demikian ketiganya merupakan penyihir yang mahir, hanya dengan melambaikan tongkat sihir terbentuk sebuah jembatan dihadapan mereka.
Pada saat mereka sampai tengah jembatan, ketiganya dihalangi oleh mahluk berjubah. Ternyata mahluk tersebut adalah SANG KEMATIAN, ia marah karena merasa telah dicurangi oleh ketiganya. Biasanya orang-orang yang berniat menyeberangi sungai tersebut berakhir dengan tenggelam kedasar sungai. Dengan licik ia berpura-pura memberikan selamat atas kemampuan sihir ketiganya, dan mengatakan tiap-tiap orang akan mendapatkan hadiah atas kehebatan mereka mengalahkan kematian.
Sulung diantara mereka adalah seorang yang senang berduel, ia meminta sebuah tongkat sihir sakti yang pernah dibuat dimuka bumi. Tongkat sihir tersebut harus selalu memberikan kemenangan bagi pemiliknya, sebuah tongkat yang pantas karena telah mengalahkan kematian! Sang kematian mendekati pohon elder (semacam pohon arbei liar) yang terdapat dipinggir sungai, membuat sebuah tongkat sihir indah dari ranting pohon kemudian memberikan si Sulung tongkat tersebut.
elder-wand
Anak ke dua seorang yang sombong, berniat mempermalukan malaikat maut lebih jauh lagi, dan meminta kemampuan untuk menunda kematian. Sang kematian memungut sebuah batu dari dasar sungai yang deras tersebut, memberikan batu tersebut sambil berpesan batu tersebut mempunyai kemampuan untuk menghidupkan kembali orang yang telah meninggal dunia.
Kematian bertanya kepada si bungsu apa yang ia inginkan. Bungsu dari tiga bersaudara ini adalah seorang yang rendah hati dan bijaksana, ia tidak percaya dengan niat tulus sang kematian. Si bungsu meminta sesuatu yang dapat membuatnya pergi melanjutkan perjalanan tanpa diikuti oleh kematian. Sang kematian dengan enggan (karena sudah berjanji sebelumnya akan mengabulkan apapun permintaan mereka) memberikan jubah gaib yang dimilikinya.
Sang kematian menyingkir dan mempersilahkan mereka melanjutkan perjalanan. Ketiganya melanjutkan perjalanan sambil memperbincangkan kejadian yang baru mereka alami sambil mengagumi hadiah yang mereka dapat dari kematian. Sampai tiba saatnya ketiganya harus berpisah melanjutkan tujuan masing-masing.
Sulung terus melanjutkan perjalanan lebih dari seminggu sampai akhirnya mendapati desa yang sangat jauh, mencari seseorang yang pernah bertengkar dengannya. Dengan tongkat elder sebagai senjatanya, si sulung tidak akan kalah dalam pertarungan. Membiarkan lawannya yang mati tergeletak begitu saja diatas lantai. Kemudian ia menyewa sebuah losmen, disana si sulung menyombongkan diri bahwa ia tidak mungkin kalah karena tongkat sihir miliknya merupakan hadiah sang kematian.
Malamnya, seorang penyihir datang sambil mengendap-endap mendekati si sulung yang sedang tertidur dalam keadaan mabuk, penyihir tersebut menggorok lehernya kemudian mengambil tongkat Elder. Dan kematian datang menghampiri, mengambil si sulung sebagai miliknya.
Sementara itu, anak ke dua dari tiga bersaudara kembali kerumahnya dimana ia tinggal sendirian disana. Kemudian ia mengeluarkan batu kebangkitan, diletakkan diatas telapak tangannya kemudian diputar tiga kali. Tiba-tiba bayangan wanita yang dulu pernah hampir dinikahinya muncul dihadapannya.
Tetapi wanita pujaannya terlihat sedih dan dingin, seakan-akan ada sesuatu yang memisahkan mereka berdua. Sekalipun sang wanita hidup kembali, tetapi dunia ini bukanlah tempatnya dan terlihat sangat menderita. Sampai akhirnya anak ke dua menjadi putus harapan, kemudian bunuh diri demi menyusul orang yang ia cintai. Dan kematian datang untuk anak kedua.
Sang maut kemudian mencari si bungsu, bertahun-tahun mencari tanpa ada hasil. Ketika si bungsu sudah menjadi tua, ia melepas jubah pemberian malaikat maut dan menyerahkan jubah tersebut kepada anaknya. Si bungsu menyapa malaikat maut yang menemuinya dengan senang hati sebagaimana seseorang bertemu kawan lama. Malaikat maut dengan terus terang mengatakan bahwa posisi mereka seimbang dan si bungsu meninggal dengan tenang.
(penterjemahan ini dilakukan tanpa seizin penulis maupun penerbitnya dan tanpa tujuan komersil, jika ada pihak-pihak yang keberatan dengan terjemahan ini dapat menghubungi andy_hatman@yahoo.com kemudian selanjutnya kami akan menonaktifkan dalam waktu yang tidak terlalu lama)
catatan penterjemah:
Kisah Tiga bersaudara merupakan satu-satunya cerita pendek dalam The Tales of Beedle the Bard yang diulas secara khusus pada bab 21 dalam buku terakhir Harry Potter (Harry Potter and Deathly Hallows), sedangkan Penyihir dan Kuali yang bisa melompat, Babbitty Rabbitty dan bonggol pohon yang bisa bicara, serta Mata air keberuntungan hanya disebut sekilas oleh Ronald Weasley (Ron) pada halaman 185 (edisi Indonesia). Kisah Tiga Bersaudara memiliki korelasi dengan benda-benda gaib dan sakti didunia sihir yang dikenal sebagai Deathly Hallows dalam edisi Indonesia diterjemahkan menjadi Relikui Kematian, terdiri dari Tongkat Elder [dimiliki Albus Dumbledore], Batu Kebangkitan [dikuasai keluarga Gaunt - keluarga dari ibu kandung Voldemort], Jubah Gaib [dimiliki Harry Potter - warisan dari keluarga Potter]
Tiga bersaudara menurut informasi yang beredar dikalangan terbatas adalah keluarga Paverell. Antioch Paverell adalah saudara sulung penerima deathly hallow, warisannya berupa tongkat elder selalu berpindah-pindah tangan melalui pertarungan dan kematian serta intrik. Tongkat elder merupakan hallows yang paling dicari didunia sihir mengingat kesaktiannya.
Voldemort di nisbatkan sebagai satu-satunya keturunan Salazar Slytherin yang masih hidup. Selain mengalir darah Slytherin, kemungkinan masih merupakan kerabat dari Cadmus Paverell dari jalur yang lain. Cadmus merupakan anak kedua dari keluarga Paverell yang konon menerima batu kebangkitan dari Sang Maut. Namun hikayat tersebut menjadi agak rancu mengingat Cadmus mati bunuh diri tanpa meninggalkan anak, kemungkinan kerabat dekatnyalah yang mengurus mayatnya dan memiliki batu kebangkitan dan mewariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Harry Potter merupakan keturunan langsung si bungsu, Ignotus Paverell. Keturunannya digambarkan mewarisi jubah gaib sekaligus mewarisi kebijaksanaan moyang mereka.

sumber: http://andyhatman.wordpress.com/2008/12/16/penyihir-dan-kuali-yang-melompat/

Mantra Patronus (Expecto Patronum)





Mantra Patronus merupakan pelindung berbentuk hewan, dan salah satu cara untuk mempertahankan melawan Dementor dan Makhluk lainnya.

Harry Potter adalah salah satu penyihir termuda yang bisa menggunakan Patronus, ia diajarkan melakukannya pada tahun 1993 oleh Remus Lupin.

Mantra Patronus, seperti bentuk Animagus, yang telah dikatakan untuk mencerminkan kepribadian atau perasaan dari penyihir.

Mantra ini memerlukan suatu memori yang sangat membahagiakan, dan kemudian mengatakan mantra: "Expecto patronum". Karena itu, emosi negatif bisa menyulitkan penyihir saat menggunakan mantra Patronus. Misalnya, Harry Potter, Ron Weasley, dan Hermione Granger semua mengalami kesulitan ber-Patronuses ketika di bawah pengaruh negatif liontin Salazar Slytherin, salah satu Horcruxes Lord Voldemort, dan setelah menyaksikan kematian Fred Weasley dalam pertempuran.

Bentuk dari Patronous bisa berubah jika penyihirnya memiliki pergolakan emosi yang sangat mendalam. Sebagai contoh, Nymphadora Tonks Patronusnya berbentuk werewolf karena akan mencerminkan kecintaannya pada Remus Lupin. Contoh lain adalah Severus Snape, yang Patronus adalah kijang betina, sama seperti Lily Evans.

Penggunaan lain dari Patronous ditemukan oleh Albus Dumbledore, yang menemukan cara menggunakan Patronous untuk menyampaikan pesan. Sumber komunikasi ini diyakini eksklusif untuk para anggota Orde Phoenix.

Kata Latin exspecto atau expecto berarti "Aku mengamati" atau "Aku menunggu".

Patronus berarti "pelindung" atau "wali" dalam bahasa Latin.

Jadi secara kasar Expecto Patronum diterjemahkan menjadi "Aku menunggu perlindungan".

Bentuk-Bentuk Patronous yang di ketahui:

Cho Chang - Angsa - Dikonfirmasi di Harry Potter and the Orde of Phoenix.

Aberforth Dumbledore - Kambing - Terlihat saat di Hog's Head.

Albus Dumbledore - Phoenix - J.K. Rowling menggambarkannya sebagai "burung hantu yang terbang ke arah rumah Hagrid".

Seamus Finnigan - Fox - Walau dia belum bisa menghasilkan sepenuhnya dengan baik.

Hermione Granger - BerangBerang - Hewan favorit JK Rowling Ditampilkan dalam buku, film, dan wawancara.

Luna Lovegood - Kelinci - Tampil di film Orde Phoenix, meskipun tidak disebutkan dalam buku.

Ernie Macmillan - Babi (Boar) - Dikonfirmasi di Harry Potter and The Deathly Hallows.

Minerva McGonagall - Kucing - Dikonfirmasi di Harry Potter and The Deathly Hallows.

Harry Potter - Kijang Jantan - Bentuk animagus ayahnya.

James Potter - Kijang Jantan - Bentuk animagus dirinya.

Lily Evans - Kijang Betina - Disebutkan di Harry Potter and The Deathly Hallows.

Severus Snape - Kijang Betina - Bertindak sebagai pemandu Harry melalui hutan di Harry Potter and The Deathly Hallows.

Nymphadora Tonks - Werewolf - karena cintanya pada Remus Lupin.

Dolores Umbridge - Kucing - Di pengadilan, dia telah menebarkan Patronus untuk mengusir dementor dari jaksa.

Arthur Weasley - Musang - Ada di Relikui Kematian ketika Arthur mengirimkan Patronusnya sampai Grimmauld Place 12.

Ginny Weasley - Kuda - Tampil di film Orde Phoenix, tidak disebutkan dalam buku. Kemudian dikonfirmasi oleh Rowling.

Ron Weasley - Jack Russell Terrier (Anjing) - Dikonfirmasi dalam sebuah wawancara, dan ditampilkan dalam film Orde Phoenix.

Kingsley - Kucing

Sumber
http://iwrotewords.blogspot.com/2010/08/mantra-patronus-merupakan-pelindung.html

About Me

Foto saya
saya orangnya baik hati sabar tidak sombong rajin menabung dan suka harry potter :)) hahaha dan ingat tidak selamanya orang PINTAR itu BENAR :D

Copyright Text

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More